Histogram dan poligon frekuensi

 
1. Pengertian distribusi frekuensi

      Jika data yang berupa angka cukup banyak maka data itu dapat dikelompokkan.Pengelompokan   itu dapat berupa data yang berbentuk interval. Data yang telah disusun sedemikian sehingga nilai beserta frekuensinya sudah diurutkan menurut kelompoknya di sebut distribusi frekuensi

contoh 1:
Nilai rapor pelajaran Matematika dari 20 siswa adalah 4,4,6,7,5,8,7,7,7,6,6,7,8,5,7,6,6. Buatlah tabel distribusi frekuensi dengan data tunggal

Penyelesaian:
 Contoh 2:
Hasil ulangan pelajaran biologi dai suatu kelas yang terdiri atas 40 siswa adalah sebagai berikut

   40     70     54     58     80     50     45     55     68     80
   60     45      69     52     53      52     60     25     30     32
   55      54      86     44     70     52     62     40    94      66
   42     60      82     36     55      48     55     62     75      78

Buatlah tabel distributif dari data berkelompok di atas

Penyelesaian:

             Hasil ulangan 40 siswa tersebut dikelompokkan menjadi 4o interval(kelas). Pada interval pertama(21-40) frekuensinya 6,artinya siswa yang hasil ulangannya dalm interval 21-40 sebanyak 6 orang. Nilai 21 adalah batas bawah kelas pertama dan 40 adlaah batas atas kelas pertama. Demikian juga untuk kelas2 kelas berikutnya.
           
             Selanjutnya kita mengenal tepi atas kelas dan tepi bawah kelas. 

                

              Untuk kelas pertama,yaitu 21-40,tepi bawahnya 20,5 tepi atasnya 40,5.
              Panjang kelas ditentukan dari selisih antara tepi atas kelas tepi bawah kelasnya. Pada tabel distributif diatas,panjang kelas nya adalah 20.





2. Histogram dan Poligon Frekuensi


a. Penyajian data dalam bentuk histogram


                Data yang disusun dalam bentuk tabel distributif frekuensi dapat disajikan dalam bentuk histogram. Histogram tersusun dari persegi panjang-persegi panjang yang saling berimpit.

Contoh 3:

Hasil ulangan ujian matematika dari 43 siswa tercatat seperti tampak pada tabel berikut :




Penyelesaian :

              Untuk menggambarkan data histogram,terlebih dahulu tentukanlah masing-masing tepi bawak untuk tiap tiap kelas interval, kemudian tulislah pada sumbu mendatar.

               Perhatikan interval-interval kelas 40-49,40-59,60-69,-70-79-80-89 dan 90-99. Bilangan -bilangan 40,50,60,70,80 dan 90 disebut batas bawah kelas,sedangkan bilangan bilangan 49,59,69,79,89 dan 99 disebut batas atas kelas. Tepi atas dan tepi bawah untuk interval kelas 40-49 adalah 39,5-49,5. Tepi bawah dan tepi atas untuk interval kela 50-59 adalah 49,5-59,5. dan seterusnya.Selanjutnya, pada tiap interval pada sumbu mendatar di buat sebuah persegi panjang yang lebarnya sama, yaitu panjang interval kelas,sedangkan  tinggi (panjang persegi panjang) adalah frekuensinya yang sesuai denngan yang tercantum pada tabel distribusi.


b. Penyajian data dalam bentuk Poligon

               
            Data yang sudah disajikan dalam bentuk histogram dapat di buat dalam bentuk poligon frekuensinya.

             Berikut data yang di sajikan dalam bentuk poligon

Contoh 4 :(soalnya sama dengan contoh 3)

Penyelesaian:


Sekian pembahasan tentang histogram dan poligon frekuensi
moga moga aja bisa bermanfaat ya ^_^









0 komentar:

Posting Komentar